Minggu, 01 Mei 2016

Artikel: Dampak Negatif Penggunaan Internet Bagi Perkembangan Mental Peserta Didik

Artikel : Dampak Negatif Penggunaan Internet Bagi Perkembangan Mentalitas Peserta Didik


DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET BAGI PERKEMBANGAN MENTAL PESERTA DIDIK
Oleh : Yunuari Flaviana Gembo (13115033)

            Di zaman modern ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlangsung sangat cepat dan hampir tak dapat dibendung. Inovasi-inovasi yang terlahir dari pemikiran cerdas manusia telah menyentuh berbagai bidang kehidupan dan kemudian menghasilkan perbedaaan yang cukup signifikan dengan masa sebelumnya.
            Salah satu hal yang mengalami perubahan cukup besar adalah penyebaran informasi, baik dari segi media yang digunakan maupun lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyebarkan informasi tersebut. Jika dulu dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyebarkan informasi, sebaliknya kini orang-orang dapat mengakses informasi terbaru hanya dalam hitungan detik.
            Hal tersebut dapat terjadi karena adanya internet. Internet atau interconnection-networking adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/ Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
            Internet pada awalnya merupakan jaringan komputer yang diciptakan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 melalui proyek Advanced Research Project Agency Network (ARPANET). Meskipun pada awalnya tujuan dari proyek ini adalah demi kepentingan militer, namun lambat laun penggunaannya mulai berlaku secara umum.
            Jumlah pengguna internet terus meningkat tiap tahunnya. Hal ini mungkin disebabkan oleh kemudahan-kemudahan yang ditawarkannya. Bayangkan saja, hanya dengan menggunakan mesin pencari seperti Google, pengguna internet di seluruh dunia bisa mendapatkan akses yang mudah atas beragam informasi yang ingin mereka ketahui.
            Akses yang mudah terhadap beragam informasi ini tanpa disadari telah membawa dampak negatif, khususnya bagi perkembangan mental peserta didik. Kemudahan-kemudahan yang mereka terima melalui penggunaan internet membuat mereka cenderung berkembang menjadi pribadi yang malas dan tidak bertanggung jawab, misalkan saja dalam hal pengerjaan tugas. Mayoritas peserta didik di zaman ini memanfaatkan ketersediaan internet untuk menyelesaikan tugas mereka. Bahkan tak jarang ada yang mengambil informasi di internet dan kemudian mengklaimya sebagai hasil kerjanya sendiri. Hanya terdapat beberapa siswa yang benar-benar menyelesaikan tugas mereka dengan kemampuan dan pendapat mereka sendiri tanpa dipengaruhi informasi-informasi yang dapat diakses melalui internet.
            Jika hal ini dibiarkan terus berlanjut, mental peserta didik akan terus berkembang ke arah negatif. Kebiasaan mereka menyalin tugas dari internet akan membuat mereka kehilangan rasa tanggung jawab akan tugas yang diembankan kepada mereka. Di samping itu mereka juga akan kehilangan rasa percaya diri bahwa mereka mampu mengerjakan tugas sendiri tanpa bantuan internet sehingga akhirnya mereka yang awalnya hanya sekedar menggunakan internet akan  berubah menjadi pecandu internet. Lebih buruknya lagi mereka akan lambat laun kehilangan kemampuan untuk berkarya dan akhirnya menjelma menjadi plagiator.
            Menyadari bahaya tersebut, peserta didik diharapkan mampu memanfaatkan internet secara bertanggung jawab dan mengurangi penggunaan internet dalam menyelesaikan tugas mereka. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan pengawasan dari pendidik dan juga orangtua peserta didik.